Revie Call of Duty Mobile, si Anak Baru Yang Dominasi Playstore

492

Developer: Tencent Games, TiMi Studios
Publisher: Activision
Released: October 1, 2019
MSRP: Free-to-Play (Microtransactions)

Harus diakui, euforia battle royale membuat penggemar berekspektasi lebih terhadap Call of Duty: Mobile. Walaupun ternyata, battle royale tidak menjadi mode utama di game ini. Mampukah Tencent memanfaatkan euforia ini untuk mengambil celah mengeksekusi mode tersebut dengan baik.

1Gameplay

Untuk yang terbiasa dengan Free Fire, mungkin tidak perlu terlalu banyak beradaptasi terkait game-play CoD Mobile ini. Tapi cukup jauh berbeda dari PUBG Mobile, yang menawarkan kontak tembak menembak lebih ‘alami’ dibanding CoD Mobile apalagi Free Fire. Tapi tenang, diawal bermain, kamu akan menjalani bootcamp terlebih dahulu untuk mendapat beberapa pelajaran terkait gameplay.

2Mode Permainan

Saat ini terdapat dua (2) mode bermain dalam CoD: Mobile,- yakni MultiPlayer yang terbagai menjadi tiga (3) mode yakni Team Deatmatch untuk level Rookie, Domination dan Bomb Mission.

Kedua adalah Battle Royale yang baru akan terbuka saat pemain mencapai level 7. Dalam mode ini, pemain tak hanya harus menjadi yang terakhir bertahan hidup dengan menyingkirkan lawan satu per satu,- tapi pemain juga harus menghindari serangan zombi yang jumlahnya bervariasi di tiap titik MAP.

Ada satu lagi mode bermain yang masih belum bisa dipilih dimabna tanggal rilisnya, belum bisa dikonfirmasi.

Mode Deatmach akan memasukan pemain ke tim secara acak, tanpa opsi memilih ingin berada di tim mana, atau memilih MAP yang mana. Kamu diharuskan membunuh semua anggota tim musuh sebanyak 20 kali, sebelum mereka bisa membunuh tim Kamu sebanyak 20 kali. Setiap kali mati, Kamu akan kembali hidup di home base.

Dimode MultiPlayer awalnya sedikit membuat saya gusar,-hingga akhirnya saya menyadari, mode Deathmatch ini sejatinya menjadi arena training bagi pengguna baru yang lebih Live,-dibanding mode training di PUBG Mobile.

Call of Duty: Mobile menawarkan kontrol penuh dan skema perkembangan karakter yang saya rasakan, lebih menghargai keterampilan daripada keberuntungan. Sedangkan PUBG Mobile, opsi kontrol pada karakter amat sangat terbatas.

3Senjata

Untuk mode Multiplayer, setiap kali memulai arena permainan, kita akan diminta untuk memilih loudout yang akan digunakan. Terutama jika kita sudah memiliki banyak senjata. Karena setiap pemain hanya boleh menggunakan satu set senjata yang terdiri dari main Weapon dan

Tiap – tiap senjata juga dibuat memiliki detail XP berbeda – beda mulai dari Damage, Accuracy, Range, Fire Rate juga Movement. Tentu, pemain bisa meningkatkan XP tiap senjata dengan membeli XP Card dengan uang tunai. Kamu bisa melihat detailnya di area Loadout.

Ada dua opsi menggunakan senjata api. Pertama mode “Simple” yang memungkinkan pemain mampu menembakkan senjata, hanya dengan mengarahkan crosshair ke musuh. Kedua yakni mode advance yang perlu di kustom terlebih dahulu, untuk mendapatkan kemampuan menembak manual seperti, HUD, hingga bagaimana senjata dibawa oleh karakter.

Tapi saya akui, experience yang ditawarkan game ini sangat menyenangkan. Walau terhitung, perlu waktu agak lama untuk beradaptasi menguasai senjata – senjata yang ditawarkan. Terutama senjata moderen seperti rocket launcher ataupun drone.

4Role Player

Pada PUBG Mobile, tiap karakter dituntut menguasai role bermain-nya, baik sebagai front-liner maupun sniper, khususnya saat bermain dalam tim. Walaupun bisa berubah selama pertandingan berlangsung, dengan hanya mengganti senjata.

Berbeda dengan CoD Mobile, setiap player harus memilih role khusus, yang harus dipilih setiap awal match. Nama – nama tiap role cukup mudah dipahami untuk mengetahui kelebihannya masing – masing. Misalkan Defender sebagai pelindung, Medic sebagai dokter dalam tim, Clown sebagai pengalih perhatian, Scout sebagai pencari jejak, Mechanic sebagai ahli senjata dan memperbaiki serta Ninja sebagai silent killer.

5Metode Leveling

Dalam game CoD Mobile, tidak terlalu sulit dan bertele – tele bagi pemain untuk meningkatkan level. Saya sendiri cukup beberapa jam saja untuk mencapai level 7 dan membuka opsi Battle Royale.

Sama seperti game – game mobile moderen saat ini, tiap kenaikan level memberi keuntungan dengan terbukanya item baik senjata baru, atau XPnya saja. Untuk lebih cepat meningkatkan level, pemain bisa menjalankan tantangan – tantangan dalam mode Rangked Match, yang jika berhasil diselesaikan, otomatis memberikan poin lebih banyak sebagai modal naik level.

Call of Duty: Mobile memiliki banyak kesamaan dengan PUBG Mobile. Keduanya gratis untuk dimainkan, keduanya terhubung ke waralaba populer di ranah game PC, keduanya memiliki konsep kotak jarahan (Loot-Box),- dan yang paling mirip, keduanya menawarkan Micro Transaction yang dapat Anda tebus dengan uang asli, untuk mendapatkan properti khusus untuk mempercepat kenaikan level, yang belum tentu di dapat oleh mereka yang memilih bermain serba gratis.

6MAP

Area pertempuran divisualisasikan dengan sangat baik,-terutama arena deathmatch. Properti dan struktur bangunan yang ada, ditata sedemikian rupa hingga menghadirkan banyak ide – ide menyerang maupun bertahan. Hal ini akan pemain dapatkan bahkan sejak awal bermain di MAP nuketown.

Di mode awal Frontline, pemain tidak diberikan kebebasan memilih MAP seperti pada CS: GO. Satu MAP akan ditentukan oleh server, dari 6 pilihan MAP yang ada yakni Crash, Kill House, HiJacked, Cross-Fire, Nuketown, Firing Range, Stand-Off, Take-Off dan satu MAP terbaru yang akan segera rilis, RAID. Sedangkan untuk mode battle royale sendiri, baru tersedia satu pilihan MAP yakni Isolated.

Yang patut dipersiapkan adalah, tiap MAP memiliki karakter sendiri – sendiri yang kadang kala memaksa pemain menentukan senjata apa yang paling tepat. Misalkan MAP Firing-Range, lebih menguntungkan bagi pemain yang menggunakan senjata jarak dekat.

7Visual, Musik & Sound efek

Karakter, aparel, dan seluruh item yang ada di game COD Mobile ini dibuat lebih detail dan realistis. Bahkan hingga ke partikel debu yang membuat item – item dalam game terlihat lebih natural.

Untuk sisi visual grafis, secara keseluruhan sangat sepadan dengan ukuran game yang mencapai 1,5 GB. Tekstur bangunan, properti, tanah hingga tanaman seperti rumput, divisualkan dengan cukup detail.

Sisi audio, terutama tempale suara yang terdengar dari radio command, menjadi hal yang membuat game ini lebih terasa sisi battlefield-nya. Musik latar yang hadir ditiap – tiap scene juga menambah perasaan semangat,- dan berhasil meningkatkan mood saat saya mulai dilanda bosan memainkan game ini.

8Unique

Benar, CoD Mobile memberi sensasi berbeda dengan segala keunggulan yang saya sebutkan di atas. Properti Call of Duty yang sudah terlalu tersohor sebagai salah satu game FPS terbaik dunia, berhasil dihadirkan hampir sempurna pada versi mobile nya ini. Dengan batasan – batasan yang masih mampu di handle hardware smartphone tentunya.

Kamu akan menemukan paduan CS: GO, Free Fire juga PUBG Mobile pada game ini, dengan penyempurnaan yang pas. Semua yang terkait property dibuat terasa lebih hidup dan natural. Hanya mungkin beberapa analogi pertempuran, masih kalah natural dibanding PUBG Mobile.

Sebab game ini masih terus menerus diberi perbaikan, semua yang saya sampaikan dalam artikel review game CoD Mobile kali ini, mungkin sekali akan mendapat update. Jadi, sebaiknya kamu mencoba langusung, untuk mendapatkan pengalaman yang lebih detail, khususya pada penggunaan smartphone pribadi kamu.

Source: ~ SkyGrid

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here