Aplikasi Battery Life Untuk Cek Kapasitas, Kesehatan dan Statistik Baterai iPhone

55

Ketika baterai iPhone kamu sudah mulai terasa boros, atau mungkin kamu bertanya-tanya apakah baterai iPhone saya sudah drop atau belum?

Sayangnya data statistik baterai tidak tersedia dalam pengaturan iOS, jadi kamu harus melakukan beberapa tindakan ekstra untuk mendapatkan informasi ini, dan ada beberapa cara untuk melakukannya.

Ada beberapa aplikasi yang dapat membantu kamu untuk melihat kapasitas baterai, kesehatan baterai, dan statistik baterai iPhone kamu, sehingga kamu bisa memutuskan kapan saatnya harus mengganti baterai. Salah satunya dengan aplikasi gratis Battery Life..

Aplikasi Battery Life

Di App gratis Battery Life (silahkan cari di App Store) kamu bisa melihat statistik baterai kamu seperti ini..

Kamu bisa melihat:

  • Wear Level. Yang mengindikasikan berapa persen cell baterai kamu yang sudah mati dan tidak bisa digunakan lagi untuk menyimpan daya. Semakin besar presentase “wear level”-nya berarti kesehatan baterai kamu semakin buruk.
  • Battery charge. Ini memperlihatkan kapasitas baterai kamu, berapa mAh yang terisi, dan berapa mAh total cell yang masih hidup.
  • Design capacity. Ini menunjukkan kapasitas (mAh) baterai yang masih hidup / kapasitas baterai aslinya.
  • Battery voltage. Voltase baterai smartphone pada umumnya antara 3.8V (ketika lowbatt) 4.4V (ketika full).
  • Charging State. Ini menunjukkan apakah baterai sedang di cas (plugged), atau sedang tidak di cas (unplugged).
     

Kesehatan Baterai (Battery Health) vs Masa Hidup Baterai (Battery Life)

Apa perbedaan Kesehatan baterai (battery health) dengan Masa hidpu/pakai baterai (battery life)?

  • Masa pakai baterai menentukan berapa lama baterai kamu menyala dengan sekali pengisian penuh. Indikasinya ada di “Battery charge”, semakin kecil mAh maka masa hidup nya semakin pendek, semakin sering kamu ngecas.
  • Kesehatan baterai akan selalu berkurang seiring siklus penggunaan dan ini berdampak pada masa pakai baterai. Setelah satu tahun, masa pakai baterai kamu tidak akan seperti saat pertama kali digunakan, dan akan terus menurun seiring berlalunya waktu.

Ketika kesehatan baterai sudah memburuk maka kamu akan sering ngecas iPhone-mu, dan tentu hal itu cukup menyebalkan.

Kesehatan baterai berkurang seiring waktu dan siklus penggunaan

Penggunaan sehari-hari akan selalu mengurangi kapasitas (mAh) baterai dari waktu ke waktu, namun baterai yang masih sehat hanya berkurang sedikit dari kapasitas aslinya.

Siklus Baterai (Battery Cycle)

Baterai lithium ion (yang ditemukan di hampir semua smartphone) menurun kapasitasnya sedikit setiap siklus pengisian baterai.

Apple mengatakan mereka merancang baterai iPhone mereka dapat mempertahankan sekitar 80% dari kapasitasnya setelah 500 kali siklus pengisian.

Siklus (cycle) adalah satu putaran pengisian baterai dari 0% ke 100%, dan digunakan hingga 0% lagi. Jadi kalau Anda cas dari 20% ke 70% dan digunakan hingga 20% itu baru 0.5 cycle.

Cycle ini dulunya ditampilkan di aplikasi Battery Life di menu Raw Data, sekarang sepertinya sudah tidak ada, atau mungkin hanya ditampilkan di versi Full (berbayar).

Dengan mengetahui data statistik dan kesehatan baterai iPhone kamu, maka kamu akan lebih mudah menentukan kapan saatnya kamu ganti baterai dengan yang baru.

Sudah cek baterai kamu?

Mengganti Baterai iPhone

Dan masalahnya baterai iPhone itu baterai tanam yang tidak semudah ponsel dulu yang hanya cukup dengan membuka casing belakang lalu mengganti baterai dengan yang baru.

Tapi jangan khawatir, walaupun baterai tanam, sebenarnya masih bisa diganti. Jika sudah saatnya kamu ganti baterai iPhone-mu, Elppas.com juga menyediakan tutorial mengganti batereai iPhone, silahkan baca juga artikel berikut ini..

Demikian info mengenai salah satu aplikasi penting untuk pengguna iOS, yaitu aplikasi untuk mengecek kondisi baterai. Semoga bermanfaat. Bantu like dan share juga kalu berkenan:)
Sumber http://www.elppas.com/